01 Februari 2009

Gurihnya Usaha Roti Keliling

Siapa tidak kenal makanan yang namanya roti. Peluang usaha roti keliling sangatlah terbuka luas. Jenis bisnis ini banyak kelebihannya. Diantaranya adalah kita tidak perlu punya toko sendiri, karena penjualannya dengan sistem titip jual. Toko-toko yang akan kita titipi sudah banyak tersebar di berbagai tempat, baik di desa atau di kota.

Kalau dilihat secara umum, roti merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung. Biasanya terbagi menjadi dua, roti tawar dan roti manis. Roti mengandung karbohidrat tinggi, sehingga cukup mengeyangkan. Karena itulah, banyak orang menyukainya walaupun bukan merupakan makanan pokok.

Promosi dan pemasaran
Peluang usaha roti keliling ini cara mempromosikan, bisa dengan memasang spanduk, menyebar brosur atau mengenalkan di acara-acara kumpulan ibu-ibu. Pada waktu awal-awal usaha bisa dengan cara menawarkan kepada konsumen untuk mencicipi langsung.

Pemasaran roti ditempuh dengan cara menitipkan ke toko-toko atau warung-warung. Sistem seperti ini biasa disebut titip jual. Jadi kita sebagai produsen mematok harga pokok, selanjutnya mereka mencari laba sendiri. Tetapi sebaiknya kita tentukan harga jualnya. Dengan tujuan agar harga yang sampai ke konsumen tidak terlalu tinggi.

Untuk meluaskan jangkauan pemasaran, sebaiknya merekrut tenaga sales untuk pemasaran ini.

Modal dan perlengkapan usaha
Alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat roti skala rumah tangga antara lain :
1. Mixer
Harga kualitas biasa: Rp 250.000 ; kualitas bagus : Rp 20.000.000
2. Oven
Harga kualitas biasa Rp 600.000 ; kualitas bagus : Rp 25.000.000
3. Mesin pemotong roti (untuk memotong roti tawar)
Yang kualitas biasa pakai pisau roti ; kualitas bagus : Rp 7.000.000
4. Loyang
Harga Rp 30.000 – Rp 90.000
5. Mesin penggulung adonan roti
Harga Rp 10.000.000. Kalau tidak punya alat ini, cara adonannya dengan membanting-banting adonan.

Bahan dan cara pembuatan roti
Bahan-bahan pembuat roti antara lain tepung terigu, ragi, mentega, gula, susu bubuk, telur, air dan garam. Kualitas tepung yang digunakan sangat berpengaruh terhadap kualitas roti. Maka sebaiknya digunakan tepung yang kualitas bagus.

Cara pembuatannya. Pertama, semua bahan dicampur menggunakan mixer selama 20 – 30 menit hingga membentuk adonan. Setelah itu, agar dapat mengembang dengan baik adonan dimasukkan ke dalam mesin penggulung adonan roti selama 10 – 15 menit. Alternatif cara mengembangkan adonan bila tidak memiliki mesin pengaduk adonan roti adalah dengan membanting-banting adonan yang sudah terbentuk.

Setelah itu adonan dapat dibentuk. Adonan yang sudah dibentuk kemudian didiamkan selama 40 – 60 menit. Adonan untuk roti tawar dapat dimasukkan ke dalam loyang khusus untuk membuat roti tawar. Sementara adonan roti manis dapat dibentuk sendiri menggunakan tangan.

Setelah dibentuk, adonan dimasukkan ke dalam oven selama sekitar satu jam dengan suhu 150 – 200 C. Setelah matang, roti tawar dipotong menggunakan mesin pemotong roti.Roti ini memiliki daya tahan selama sekitar tiga hari.

Nah teman-teman selamat mencoba. Atau mungkin anda punya cara lain...?

Baca juga artikel menarik berikut :

4 Comments:

Eko Yuwono said...

yang mampir ke sini, monggo kasih komentarnya..

Koko said...

Test

Koko said...

Mas Eko masih aktif kah , mau ada bbrp pertanyaan dan diskusi nih

Perkenalkan said...

Maaf Mas Koko, ini baru aktif lagi. ada apa ya...

Poskan Komentar

Silahkan masukkan komentar anda di sini :

blogger templates | Make Money Online